Penipuan Dalam Bisnis Online

Geram dengan orang yg memanfaatkan keleluasaan online shop untuk penipuan.

1). Modusnya: A belanja ke B, B meminta A transfer ke C. Ternyata C adlh online shop jg, dan B berniat belanja ke C..

2). B bilang ke C ada transferan masuk (yg berasal dari A), C mengiyakan. Maka B dgn suka hati memilih belanja di C.

3). Lalu A? Barang yg dijual B tidak pernah terkirim ke A. Resi sulit diminta. Lalu akhirnya ‘delete contact’ BBM.

4). Karena penasaran A add kembali contact B. Di approve. Tapi.. Nama, foto, status, hasil chat totally different. Dugaan: BB sudah dijual.

Penipuan via BB ini sedang marak. Dia bisa saja nge-add tanpa kamu minta. Dapat darimana? Dari group2 BB yg kamu ikuti.

Setiap member di group tsb akan di add satu per satu. Dia mulai berjualan seolah-olah dia online shop yg exist sejak lama.

Jika ditanya, ia mengaku punya toko offline, dan berpura baru menjajaki online, jadi belum punya FB atau website.

“Sis, jadi mau beli gak. Sekalian kurir saya mau ke JNE. Kalo udah transfer nanti dibungkusin” – Ia akan ‘paksa’ u/ segera transfer.

Setelah itu, jangan harap akan diberikan no resi. Krn memang barangnya tidak dikirim. Kalopun dikasih, pasti resi palsu.

Berikan bukti no resi itu tanggung jawab seller. Jangan tunggu customer minta duluan. Itu bagian dari seller service.

Seberapa hati2 kita harus approve contact BBM orang lain? selama itu gak ganggu privasi kamu approve aja.

Kalo online shop udah exist dan serius sejak lama, pasti ada rekam jejaknya di Google. Nama dan no telp akan mudah dicari.

Kadang2 feeling juga ikut andil buat memutuskan. Kalo sekiranya ragu bertransaksi, pakai REKBER (Rekening Bersama).