Jualan di Online ShopNo Comments

Siapa yang gak tahu Google.com? Situs pencari terbaik dan paling populer di dunia. Setiap informasi bisa dengan mudah dicari dari pintu Google. Mau cari apapun googling aja. Mengalahkan mesin pencari lainnya yang belum tentu dalam satu bulan ini kita buka situsnya, contohnya: Bing, Baidu, Yahoo, DuckDuckGo, dan lainnya.

Mesin pencari Google ini gratis. Lalu bagaimana cara Google monetize? Yaitu salah satunya dengan menggunakan Adwords, dimana Google akan membuat website bisnismu muncul di halaman pencarian teratas (kadang di paling bawah) Google. Tanda hasil pencarian yang menggunakan Adwords, ada tulisan “Ad” berwarna hijau. Wenakkk kan.

Google Adwords juga termasuk memunculkan iklan Anda di jaringan Google yang lain seperti Youtube dan website-website rekanan yang memasang fitur Adsense.

Bahkan enaknya lagi, Anda hanya perlu bayar kalo link hasil pencarian tadi di klik oleh si pencari. Jadi walaupun muncul di paling atas pencarian, tetapi gak diklik oleh orang ini, ya gak perlu bayar. Wenakkk Combo.

Lah terus kenapa malah ngasih saran gak usah beriklan pakai Adwords?

1. Bayarnya Per Klik

Lah bukannya enak? Iya tapi klik tidak menjamin closing. Dan Google gak peduli kamu closing atau enggak. Yang penting kamu bayar. Dan setiap klik itu bisa seharga makan siang kamu lho. Jadi kamu musti puasa berapa lama untuk melunasi klik yang tidak menjadi closing itu 😀

2. Kalah Dengan Perusahaan Besar

Untuk bisa mendapatkan posisi paling atas, kamu harus bid atau nawar harga yang lebih tinggi dari kompetitor lain. Dan harga tersebut akan menjadi lebih mahal kalo keyword pencarian yang kita sasar adalah keyword populer.

Coba saja anda search keyword-keyword umum tentang produk, maka umumnya yang keluar di top search adalah ads dari ecommerce besar seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, dan perusahaan bermodal besar lainnya.

google-adwordsBahkan di artikel ini disebutkan, Google Adwords membunuh kesempatan perusahaan kecil untuk beriklan, kalo di negeri kita termasuk UKM dan online shop seperti kita ini.

3. Anda Tidak Punya Website

Mereka yang membuka Google untuk membeli sesuatu, umumnya berharap akan membuka sebuah website yang menjadi solusi bagi mereka.

Bukan halaman facebook, instagram, kaskus, atau lapak lainnya. Karena kalo dari awal pengen cari yang jualan di Instagram, maka calon pembeli akan langsung saja cari di fitur search Instagram, gak perlu ke Google dulu. Ya kan?

Masalahnya sekarang, apakah Anda punya website? Atau kalopun Anda punya website, seberapa peduli Anda dengan website sendiri? Karena Google juga perlu memastikan apakah website Anda layak diiklankan atau tidak.

Walaupun Anda menawar keyword dengan harga tinggi untuk spot adwords Anda, tapi kalo Google mendeteksi struktur dan websitenya tidak sesuai, maka iklan Anda tidak akan diterima. Contohnya seperti gambar penolakan di bawah ini.

tutorial-google-adwords4. Siasati Dengan SEO

Tanpa Adwords, Anda masih bisa usaha untuk memunculkan website Anda di halaman pertama pencarian. Yaitu dengan SEO (Search Engine Optimation).

SEO adalah strategi bagaimana lapak jualan kita baik di website, social media, atau marketplace bisa muncul di halaman satu pencarian Google saat orang mencari dengan keyword tertentu. Saya akan membahasnya di artikel yang lain.

5. Masih Banyak Pilihan “Kolam Ikan”

Market online di Indonesia masih sangat luas dan tersebar. Anda masih bisa temukan ceruk market yang sangat besar di marketplace dan social media.

Anda bisa maksimalkan berkompetisi dan berpromosi disana. Mungkin tidak jadi lebih murah, tapi setidaknya lebih efisien menciptakan closing.


So, masih kepikiran pakai Google Adwords? No? Kalau saya sih YES! Saya punya website untuk jualan dan sudah pakai Adwords sejak setahun yang lalu. Seringkali closing terjadi dari website, yang saya yakin itu karena efek Google Adwords yang saya bayarkan setiap bulannya.

Saya akan terlebih dahulu bagikan triknya di Buzztheday Online Class. Semoga lain waktu bisa sempatkan tulis disini.

Jika ada pertanyaan yang bikin galau tentang online shop Anda, tanyakan langsung via LINE @tipsjualonline (pakai @). Semoga bermanfaat dan jangan lupa sebarkan artikel ini di facebook, twitter, google+, dan grup bisnis Anda.

Comment closed!