Ini 49 Kebiasaan Penjual Online Sukses

It’s not knowing what to do, it’s doing what you know – Tony Robbins

Kutipan diatas jika saya terjemahkan secara bebas, kira-kira artinya seperti ini:

Ini bukan soal mengetahui apa yang harus Anda lakukan, namun melakukan apa yang Anda ketahui.

Kutipan ini sangat cocok menggambarkan kondisi bisnis online saat ini, dimana masih banyak orang yang menginginkan hasil yang instan dengan usaha yang minim, dan gratis.

Beberapa orang banyak mencari “apa yang harus dilakukan?” dan setelah tahu ternyata banyak yang tidak melakukan atau mempraktekkannya.

Continue reading

Mobile Era : Internet Dalam Genggaman Tangan

1. . Ketika internet akan semakin merata dalam setiap genggaman tangan.

2. Ketika kita dan mereka akan lebih banyak online lewat smartphone daripada desktop.

3. Ketika kita dan mereka akan lebih sering menggunakan aplikasi yg MUDAH diakses melalui smartphone.

4. Survey menyebutkan kebanyakan orang Indonesia menggunakan smartphonenya untuk akses socmed dan chat apps.

5. Sebutkan socmed dan chat apps yg sering Anda gunakan.

6. Perilaku orang2 ini terbawa ke cara belanja mereka di online. Find and buy di smartphone.

7. Find and buy di socmed. Closing di chatting.

8. jg memaksa website untuk beradaptasi. Buat responsive pagenya, atau sklian bikin native appsnya.

9. mendorong user u/ mencari informasi yg efisien. Teks mudah dicerna dan visual yg informatif.

10. Dimana Anda sekarang?

Apa Pembeda Online Shop Anda?

Kompetitor banyak? Apa yg membedakan kamu dgn mereka?

Apa perbedaan itu jadi nilai plus buat konsumen, atau malah gak penting sama sekali?

Apakah pembeda itu bisa membuat konsumen mengingat olshop dan produkmu?

Apakah pembeda itu sudah jelas tersampaikan ke calon konsumen kamu?

Atau cuma kamu yg tau?

Sukses Di Internet Jadilah Leader, Bukan Follower

leader follower sukses di internet

Membahas original dan penjiplak di internet susah nyari ujungnya.

Lebih mudah di internet, yg pertama melakukan itu Leader, yg melakukan setelahnya disebut follower.

Banyak aplikasi mirip2 dengan fitur mirip2.

Banyak jualan produk mirip2 dengan harga mirip2 dan service mirip2.

Banyak jasa mirip2 dengan kualitas mirip2.

Continue reading

Brand @NasgorMafia dan Copywritingnya

Copywriting NasgorMafia

Brand itu keren. Socmed bener2 dipakai buat jaring konsumen. Tejo aja sampe penasaran dibuatnya.

Taglinenya menggoda ‘Nasi Goreng Rempah No.1 di Indonesia’. Apa coba itu rempah? Bikin pengen nyoba.

Padahal klo digoogling rempah itu ya bawang, kunyit, kayu manis, merica, lada dll yg kalo didapur pasti nemu.

Nah itu bumbu dapur :D: rempah itu bumbu.. -_____-”

Namun kata ‘rempah’ menjadi sangat catchy (menarik perhatian) jika dibanding menuliskan ‘nasi goreng pedas’ atau ‘nasi goreng kemangi’.

Continue reading

Trik Gila Riset Pasar Untuk UKM by @JayaYEA

Cara gila riset pasar1.Yuk mulai… “Perlukah riset Pasar untuk UKM?”. Apa pendapat Anda..?

2.Thn 2000an saat pertama belajar pemasaran, saya sangat haus keilmuan. Sayangnya di Batam hampir tak pernah ada seminar.

3.Majalah Marketing & SWA jd salah sekian makanan bulanan. Tak ada mentor, majalah pun jadi..

4.Saat itu ada iklan training 3hari/2malam di Puncak: “The Right Way of Doing Powerful Marketing Research” >> langsung ikut.

5.Materinya bagus, apalagi kalo yg bawakan Pak Handy Irawan, favorit deh. Cuma pas giliran Doktor Statistik, puyeng deh :p

Continue reading

Apakah Pengusaha Perlu Visi by @JayaYEA

Perlukah Pengusaha Punya Visi by @JayaYEA1.Apakah Pengusaha Perlu ? Mendadak cooltwit..

2.Kalo Anda googling ttg Business Plan, hampir semua dimulai dengan , atau setidaknya Latar Belakang.

3.Kalo Latar Belakang, saya setuju, Latar Depan, malah lebih setuju, tapi tidak dengan

4.Kalo gak percaya, kumpulkan 100 orang pengusaha tersukses di Indo ataupun Luar, yg bukan warisan, apa mrk mulai dg ?

Continue reading

Jualan Online Laris Karena Faktor T (Trust)

1. Harus diakui, seller online jumlahnya semakin banyak dari ke hari. Persaingan makin keras.

2. Banyak seller yang memulai duluan merasa lebih sulit mendapat konsumen baru ketimbang dulu.

3. Konsumen dihadapkan banyak pilihan yang memBEBASkan mereka untuk memilih seller yg mana saja.

4. Banjir produk dengan harga mirip kualitas mirip. Apakah mudah bagi konsumen untuk memilih seller yg mana?

Continue reading